cara-mempertahankan-gairah-seksualPada usia manula ketika pria mulai mengalami andropause dan wanita mengalami menopause, gairah seksual mulai menurun. Bagaimana cara mempertahankan gairah seksual ini?

Penurunan tersebut terjadi karena adanya penurunan hormon testoteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita yang terjadi ketika menginjak usia sekitar 50 tahun ke atas. Untuk meningkatkannya kembali, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS mengungkapkan ada beberapa cara.

“Pertama, ubah pola hidup menjadi lebih sehat,” ujarnya.

Pola hidup yang dimaksud terkait dengan makanan dan olahraga. Ia menyarankan untuk mengurangi porsi makan nasi putih, bila perlu diganti nasi merah. Hal ini dikarenakan indeks glikemik dalam nasi putih dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 yang merupakan penyebab utama munculnya berbagai penyakit pada manula.

Selain itu, hindari makanan berlemak, gorengan, tinggi gula, dan santan yang dapat menyebabkan tertutupnya pembuluh darah atau aterosklerosis. Sementara, gula yang tinggi dapat menyebabkan diabetes tipe 2 yang mengakibatkan banyak penyakit lain seperti impotensi, darah tinggi, stroke, atau penyakit jantung.

Ia juga menganjurkan untuk makan maksimal pukul 6 sore untuk jenis makanan selain sayur dan buah. Ada beberapa jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh para manula yang mengalami andropause dan menopause.

Untuk pria, sebaiknya konsumsi coklat, kerang, dan buah kiwi. Sementara untuk wanita perbanyak konsumsi kacang-kacangan, kedelai, alpukat, dan biji bunga matahari.

Kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol, teh, dan kopi pun sebaiknya diganti dengan minum air putih minimal 2 liter per hari mengingat fungsi ginjal pada manula juga sudah menurun.

Pada intinya, menjaga berat dan tinggi badan agar seimbang adalah salah satu hal yang penting bagi para manula. Aktivitas fisik juga berperan penting untuk meningkatkan gairah seksual. Olah raga jalan-jalan selama 30 menit juga berguna untuk memperlancar aliran darah pada jantung dan pembuluh darah. Diasumsikan, selama 30 menit tersebut ada seribu langkah yang telah diambil.

“Jangan lakukan olahraga yang sifatnya gym, jalan kaki paling bagus. Lari dan naik tangga juga dihindari, soalnya manula riskan sama osteoporosis,” ujarnya.

Jika pola hidup sehat masih belum membangkitkan gairah seks, cara selanjutnya adalah konsumsi obat-obatan herbal. Ada juga pilihan obat herbal murni seperti ginseng, madu, atau jinten yang mampu meningkatkan stamina.

“Ini jenis obat-obatan yang aman, kan herbal. Selain itu, digunakan dalam jangka waktu lama pun hampir tak memberi efek samping,” sarannya.

Apabila pola hidup sehat dan pemakaian obat herbal masih tak mempan, dr. Boyke mengungkapkan cara terakhir adalah memberikan obat kimia seperti viagra dan pil biru. Obat yang diberikan harus berdasarkan resep dokter ini mengandung testoteron dan estrogen untuk meningkatkan gairah seks.

“Dosis yang diberikan tergantung pada usia. Nantinya, dosis ini akan terus diturunkan, seiring dengan perubahan pola hidup, hingga pasien tidak perlu menggunakannya lagi. Karena obat-obatan ini kan tidak bisa dipakai terus-menerus,” jelasnya.

Obat-obatan kimia juga memiliki efek samping seperti layaknya obat kimia lainnya, seperti dapat membuat jantung berdebar, naiknya tekanan darah, atau gejala lain; sehingga perlu dievalusi secara bertahap.

“Intinya, kalau hidupnya sehat, pasti gairah seks juga meningkat,” terangnya.

Selain pengaturan gaya hidup, dr. Boyke mengungkapkan beberapa hal yang dapat membuat para manula tak padam gairah seks.

“Andropause dan menopause harus dianggap sebagai sebagai proses alami. Jadi pola hidup sehat harus dijalankan,” tukasnya.

Selain itu, kehidupan spiritual juga perlu ditingkatkan dengan cara mendekatkan diri pada Tuhan melalui ibadah. Dengan demikian manula memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Menyenangkan diri sendiri juga dapat meningkatkan gairah seks pada manula. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menikmati waktu dengan santai atau membeli barang-barang yang diinginkan.

“Kalau dulu kan sibuk urus anak. Sekarang, biarkan anak-anak mengurus diri mereka yang sudah dewasa. Sediakan me time untuk diri sendiri,” sarannya.

Sebagai penutup, dr. Boyke menyarankan untuk para manula agar tidak melakukan posisi yang aneh-aneh saat berhubungan seksual seperti ketika usia muda karena kondisi tubuh yang sudah menurun.

“Tapi hubungan seks tetap harus dilakukan sebagai pemicu endorfin, supaya bahagia,” katanya.

Sumber: metrotvnews[dot]com

Tagged with:

Filed under: Kesehatan Reproduksi